peran orangtua dalam belajar anak

Dalam dunia pendidikan, seluruh sistem kegiatan belajar mengajar dilaksanakan virtual online (daring) dengan program belajar dari rumah (BDR) selama pandemi COVID-19 menyerang. Ini disertai surat edaran No.2 Tahun 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pencegahan dan pengelolaan COVID-19 di lingkungan lembaga pendidikan. Dengan kondisi tersebut,  tidak hanya siswa yang merasa bosan dan stress saat belajar daring di rumah. Para orang tua pun ikut-ikutan karena mereka mendapati bahwa anak mereka mengalami penurunan semangat belajar. Anak-anak cenderung jenuh dan malas karena melakukan kegiatan yang monoton di rumah dan tidak bisa bersosialisas dengan teman mereka di luar. Apalagi banyak orangtua yang tidak bisa memberikan fasilitas belajar yang ramah kepada anak. Berikut ini beberapa peran orangtua dalam menjaga semangat belajar anak yang bisa diambil sehingga anak tetap bisa berprestasi walau hanya belajar di rumah saja.

5 peran orangtua dalam menjaga semangat belajar anak

Ada beberapa peran orang tua yang bisa diambil untuk membantu menjaga semangat anak dalam belajar. Berikut ini beberapa contoh peran orangtua yang bisa dilakukan secara rutin saat anak belajar di rumah saja.

1. Ciptakan rutinitas yang menyenangkan

Bantu anak Anda untuk membuat jadwal harian agar mereka lebih bersemnagat dalam menjalankan rutinitasnya. Buat jadwal untuk belajar, bermain, berolahraga dan beristirahat dengan seimbang dan menyenangkan. Sesuaikan kegiatan anak dengan kapasitasnya agar anak tidak kesulitan (khusus bagi anak yang berusia muda). Jangan terlalu menuntut anak untuk terus belajar ya moms, karena itu bisa membuat sang anak merasa tertekan dan membuat semangat belajarnya menurun.

2. Tanamkan motivasi belajar yang baik

Dengan menanamkan motivasi belajar yang baik, maka anak akan mudah belajar tanpa harus ditekan. Ini Karena mereka menyadari sendiri pentingnya belajar agar mereka bisa mengikuti laur pembelajaran di sekolah dengan mudah. Yakinkan anak bahwa belajar adalah kebutuhan. Beri pemahaman perlahan-lahan agar sang anak. Dengan memberi motivasi, anak akan mudah konsisten dalam melakukan aktivitas belajar di rumah. Berikan fasilitas belajar yang menyenangkan dan nyaman agar sang anak betah untuk belajar.  Tata ruangan belajar sang anak untuk membuat mood belajar anak kembali naik.

3. Orangtua bisa meluangkan waktu menemani anak belajar

Bukan hanya sekedar tahu apa yang anak kerjakan, meluangkan waktu menemani anak belajar juga bisa menguatkan ikatan orangtua dengan anak loh. Selama ini, orang tua hanya ingin tahu hasil akhir dari kerja keras sang anak dalam belajar tanpa  mau mengerti kesulitannya dalam berproses. Jika dapat nilai yang kurang memuaskan saja, terkadang orang tua lebih memilih memarahi anak daripada memberi motivasi. Jangan begitu lagi ya moms! Dengan adanya kondisi pandemi, orang tua jadi punya kesempatan untuk memantau anak belajar. Sehingga orang tua tahu tentang kesulitan sang anak dan bisa mencari solusinya. Orangtua pun bisa mendatangkan guru privat untuk membantu kesulitan belajar anak atau daftar privat online. Saat anak ikut les privat, orangtua bisa mendampingi anak agar mengetahui proses belajarnya dan memastikan kesulitan belajarnya terpecahkan.

Baca juga: Kenali kesehatan mental anak sejak dini

4. Awasi anak dalam bermain sosmed

Wadah digital memang memudahkan anak dalam belajar, bermain dan terhubung dengan teman-temannya. Akan tetapi, jika kegiatan online tersebut terlalu berlebihan maka bisa membuat konsentrasi belajar sang anak terganggu. Diskusikan hal ini agar anak tahu resiko besar dalam bermain sosial media apalagi saat anak belum memiliki kemampuan untuk memfilter informasi baru dari sosial media yang mungkin saja bisa membawa dampak negative. Oleh karena itu, orangtua  yang memiliki anak usia muda, usahakan untuk mengaktifkan fitur parental control untuk meminimalkan resiko keamanan sang anak saat bermain sosmed.

5. Konsultasikan masalah belajar anak dengan wali kelas

Langkah ini menjadi penting agar orangtua mengetahui perkembangan alur belajar selama di kelas. Hal ini bertujuan untuk memantau apakah selama ini proses belajar sang anak dirumah sudah sesuai dengan yang dilakukan selama sekolah daring. Oleh karena itu, orang tua diharapkan aktif untuk mencari informasi perkembangan belajar anak.

Baca juga: Cara mengembangkan kreativitas anak

Referensi: https://kumparan.com/wulan-jepang/mempertahankan-motivasi-belajar-saat-pandemi-covid-19-1v4Aor9vKlH/full, https://www.unicef.org/indonesia/id/coronavirus/jaga-diri-dan-semangat-belajar