persiapan masuk smp

Pendaftaran PPDB telah dilakukan sejak 10 Juni 2021 dimulai dari seleksi jalur afirmasi hingga jalur lainnya. Ada 4 Jalur masuk SMP, antara lain; jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas, jalur prestasi, dan jalur zonasi. Bagi kamu yang sudah diterima masuk SMP tentunya merasa bahagia dan pastinya harus segera bersiap untuk menerima sistem belajar di tingkat SMP yang berbeda dengan pendidikan tingkat SD. Apa saja sih yang perlu dipersiapkan agar saat SMP bisa mengikuti pelajaran dan sistem belajarnya dengan baik?. Artikel berikut ini akan mengulas beberapa persiapan yang perlu dilakukan siswa saat masuk SMP.

5 Persiapan Masuk SMP untuk Siswa Baru

Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan bagi orangtua maupun siswa saat memasuki masa pendidikan tingkat SMP. Setelah berhasil diterima masuk SMP dan telah menyelesaikan biaya administrasi sekolah ada beberapa hal lagi yang perlu dipersiapkan. Disini akan diulas setidaknya 5 persiapan penting yang perlu dilakukan siswa sebelum masuk sekolah tingkat SMP antara lain;

1. Persiapan Mental

Kenapa persiapan mental?. Masuk SMP merupakan peralihan dari sekolah dasar ke sekolah menengah dimana ada banyak perubaan fisik dan psikologis pada siswa di usia masuk SMP ini. Bagi siswa yang memasuki masa SMP akan ada beberapa perubahan fisik atau bentuk tubuh dan lainnya dimana sudah memasuki usia remaja. Masalah emosional juga cukup tinggi yang terkadang anak remaja mudah terjerumus pada hal-hal atau tindakan negatif seperti pergaulan bebas, aksi kekerasan, merokok, bahkan terjerat narkoba. Untuk itu, perlu banyak persiapan mental agar siswa SMP siap menghadapi berbagai tantangan belajar dan juga lingkungannya.

Siswa bisa ikut kegiatan-kegiatan spiritual dan keagamaan ataupun kegiatan positif lainnya seperti les tambahan atau ekstrakurikuler untuk bisa membentengi diri dari ajakan perilaku negatif. Orangtua dan guru bisa berperan untuk membimbing dan mengarahkan siswa SMP yang masih menginjak usia remaja awal ini.

2. Persiapan Seragam SMP

Setiap sekolah bisa memiliki ciri khas seragam masing-masing. Tidak hanya dari segi warna, corak, desain baju dan juga jenisnya. Setiap sekolah akan membagikan aturan seragam yang harus digunakan di sekolah beserta jadwal pemakaiannya. Untuk itu, orangtua wajib mempersiapkan dan memperhatikan seragam siswa sesuai dengan aturan yang sudah diberikan oleh sekolah. Dalam pemakainnya, orangtua bisa mengajak siswa untuk memahami aturan pemakaian sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh sekolah. Dengan mengikuti aturan tersebut, siswa tidak akan mendapatkan teguran atau sanksi dari pihak sekolah.

3. Persiapan Buku dan Perlengkapan Sekolah

Ada beberapa buku yang bisa dipersiapkan untuk siswa SMP seperti buku tulis, buku pelajaran dari sekolah, buku bacaan tambahan, dan bisa ditambahkan buku catatan kecil (notes) untuk mencatat jadwal atau tugas yang diberikan guru sehingga siswa tidak lupa. Selain buku, perlengkapan sekolah lainnya seperti sepatu, tas, dan alat tulis juga perlu dipersiapkan. Dalam pembelian sepatu dan tas biasanya ada sekolah yang memberikan ketentuan khusus tapi juga ada yang bebas. Orangtua perlu memahami secara utuh aturan dari sekolah mengenai aturan-aturan siswa di sekolah.

4. Persiapan Fisik

Ada hal yang berbeda ketika masuk SMP dibandingkan dengan SD. Salah satunya adalah jadwal kegiatan yang lebih padat dibandingkan saat SD. Biasanya jadwal tatap muka di kelas lebih panjang, belum lagi ditambah dengan kegiatan ekstrakurikuler ataupun kegiatan les tambahan. Karena jadwal yang lebih padat, tentu siswa SMP perlu lebih memperhatikan kesehatan fisiknya. Siswa SMP bisa dibiasakan untuk mengatur jadwal tidur yang cukup dan teratur agar bisa bangun lebih pagi dan siap menjalankan banyak aktifitas. Tugas-tugas sekolah saat SMP juga bisa lebih banyak dibandingkan dengan SD karena jumlah mata pelajaran yang juga semakin banyak. Untuk itu, tak jarang orangtua memberikan les privat atau mengikutkan bimbingan belajar jikalau siswa mengalami banyak kesulitan terkait pemahaman mata pelajaran atau mengerjakan tugas-tugas sekolah.

5. Buat Jadwal Kegiatan Sekolah dan Belajar

Saat SMP, siswa perlu diajarkan untuk mulai membuat jadwal belajar dan mengikuti jadwal kegiatan sekolah dengan tertib. Siswa perlu dibiasakan untuk senantiasa mengecek jadwal dan mengikuti jadwal, hal ini tidak lain untuk melatih kedisiplinan dan tanggungjawab siswa sejak dini. Lebih baik lagi jika jadwal kegiatan sekolah dan belajar ditempel di ruang belajar ataupun pada aplikasi catatan di handphone agar orangtua juga bisa ikut mengontrol pelaksanaannya.

4 Jalur Seleksi Masuk SMP

Berdasarkan Permendikbud No.1 Tahun 2021 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, ada beberapa jalur pendaftaran siswa SMP pada tahun ajaran 2021/2022, antara lain;

  1. Jalur Afirmasi. Ada dua jalur yakni jalur afirmasi mitra warga dan jalur afirmasi inklusi. Jalur afirmasi mitra warga diperuntukkan pada keluarga dari ekonomi kurang mampu dan terdaftar dalam program MBR. Sedangkan jalur afirmasi inklusi diperuntukkan pada calon siswa yang merupakan penyandang disabilitas.
  2. Jalur Perpindahan Tugas. Jalur ini diperuntukkan pada calon siswa yang memiliki KK luar Kota dikarenakan adanya perpindahan tugas orangtua. Orangtua siswa memiliki bukti surat penugasa dari instansi, lembaga, kantor atau perusahaan yang mempekerjakan.
  3. Jalur Prestasi. Ada dua jalur yakni jalur rapor dan jalur prestasi lomba. Jalur prestasi rapor, diperuntukkan pada calon siswa yang memiliki nilai rapor bagus. Sedangkan jalur prestasi lomba untuk calon siswa yang memiliki prestasi lomba di berbagai bidang saat SD.
  4. Jalur Zonasi. Jalur ini diperuntukkan bagi calon siswa yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Domisili ditetapkan berdasarkan alamat yang sesuai pada kartu keluarga (KK).

PPDB Masuk SMP Swasta menyediakan 2 jalur yakni Jalur Mitra Warga dan Jalur Swasta Reguler. Masa pendaftaran PPDB SMP Negeri telah berakhir pada tanggal 25 Juni 2021 dan pendaftaran ulang telah dilakukan pada tanggal 28 Juni 2021. Untuk PPDB Swasta pendaftaran dimulai dari tanggal 29 Juni 2021 hingga 02 Juli 2021. Untuk jenjang SMP, setiap jalur memiliki kuota tersendiri. Jalur zonasi SMP minimal 50%, jalur afirmasi 15%, jalur perpindahan tugas orangtua 5%, dan sisa kuota dialihkan ke jalur prestasi.

Itulah beberapa persiapan yang perlu dilakukan siswa saat memasuki tingkat pendidikan SMP. Jika membutuhkan les privat atau kegiatan bimbingan belajar yang bisa mendukung prestasi belajar saat SMP, yuk gabung di LBB Cendikia. Dapatkan banyak soal-soal gratis dan bimbingan belajar yang menyenangkan dari tentor berkualitas.