LBB Cendikia – Tentang Pola Asuh Anak Remaja

Apa Ayah Bunda memiliki anak yang sudah menginjak usia remaja?. Apa Ayah Bunda masih bingung dalam menentukan pola asuh mereka?. Tenang ya Ayah Bunda, disini kami bagikan beberapa tips terkait pola asuh untuk anak-anak Ayah Bunda yang sudah mulai memasuki usia remaja.

Berapa usia anak remaja?

Usia remaja awal dimulai dari usia 13-16 Tahun. Pada usia ini anak remaja mulai memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadap hal-hal baru, ingin mencoba hal-hal baru atau hal yang menantang menurutnya. Dalam usia ini, anak remaja juga merasakan dirinya boleh bebas melakukan hal apapun. Selain itu, adanya kondisi meningkatkan fungsi seksualitas dan dorongan emosi yang labil tak jarang menimbulkan persoalan bagi mereka. Disini peran orangtua sangat dibutuhkan sebagai agent of change atau agent of control bagi perilaku anak-anak remaja.

Persoalan anak Remaja

Ada beberapa persoalan yang sering muncul saat anak menginjak masa remaja dan terkadang membuat Ayah Bunda bingung untuk menyelesaikannya. Kebingungan itupun berujung pada pembahasan bagaimana cara memberikan pengasuhan yang tepat untuk anak remaja. Pada usia remaja, mereka cenderung mulai menjaga jarak terutama ketika berhubungan dengan privasi atau aktifitas-aktifitas yang mereka anggap penting. Anak remaja cenderung mulai tertutup jika membahas hal pribadi baik tentang hal yang disukai dan tidak disukai pada temannya, lawan jenis, ataupun keinginan-keinginan lainnya. Terkadang sikap tertutup mereka pada orangtua menimbulkan masalah yang cukup besar.

Tips Pola Asuh Anak Remaja

Sebelum membahas tentang pola asuh terhadap anak-anak yang beranjak usia remaja, ada satu hal penting yang harus Ayah Bunda lakukan yakni bangun kedekatan personal dengan anak-anak. Kedekatan ini penting agar Ayah Bunda bisa mengetahui segala persoalan yang mereka alami, kesedihan mereka, ketakutan mereka, ataupun kebencian-kebecinan mereka pada suatu hal.

Dikutip dari laman resmi milik Sahabat Keluarga Kemendikbud, ada beberapa hal yang bisa dilakukan Ayah Bunda sebagai orangtuan untuk menyikapi anak yang memasuki usia remaja, antara lain;

1. Lakukan Pola Asuh Anak Remaja dengan Pembiasaan Komunikasi Dua Arah

Apakah Ayah Bunda sering melakukan cara komunikasi yang cenderung satu arah dengan mereka?. Nah, baiknya Ayah Bunda harus mulai merubah cara komunikasi dengan anak remaja dengan pola komunikasi dua arah. Ayah Bunda bisa memberikan banyak waktu dan kesempatan untuk anak bercerita dengan bebas dan menjadi pendengar setia buat mereka. Ayah Bunda harus menyiapkan berbagai bahan pembicaraan atau stimulus agar mereka mau mencurahkan semua hal yang mereka rasakan, alami, dan pikirkan. Dengan demikian, Ayah Bunda akan mengetahui persoalan-persoalan mereka yang nantinya Ayah Bunda bisa membantu untuk terlibat dalam menyelesaikannya.

2. Bekerjasama dengan Guru Sekolah maupun Guru Privat

Tidak ada salahnya Ayah Bunda mencoba membangun komunikasi dengan guru untuk membantu memberikan pengarahan ataupun solusi atas persoalan yang dihadapi anak. Bahkan jika dimungkinkan, Ayah Bunda bisa meminta bantuan guru di sekolah maupun di lembaga les privat mereka jikalau menemukan ada persoalan atau kesulitan yang dihadapi anak-anak. Darisana Ayah Bunda juga bisa merencanakan untuk membantu menyelesaikan persoalan anak di rumah.

3. Berikan Wawasan Nilai-nilai Agama pada Pola Asuh Anak Remaja

Untuk membentengi anak-anak remaja dari pergaulan bebas dan melampaui batas, Ayah Bunda bisa memperkenalkan norma dan nilai-nilai agama pada mereka. Dengan nilai-nilai agama, anak-anak akan memahami bagaimana cara menjadi pribadi yang memiliki etika pergaulan baik. Etika bergaul dengan yang lebih tua, lebih muda atau mungkin dengan lawan jenis. Meningkatnya dorongan seksual anak remaja terhadap lawan jenis tentu perlu menjadi perhatian agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Anak-anak remaja pun dikenalkan dengan kegiatan ibadah untuk membangun spiritualitas yang tinggi. Dengan memegang nilai-nilai agama, mereka akan menjadi pribadi positif dan energik baik di sekolah, pertemanan ataupun organisasi sosial yang mereka ikuti.

4. Lakukan Pengawasan terhadap Penggunaan Gadget

Di era digital saat ini, segala informasi bebas tersebar di media komunikasi seperti handphone. Tidak hanya informasi positif, tapi lebih banyak juga informasi-informasi negatif yang bisa merusak pikiran anak remaja. Tersebarnya konten-konten dewasa dan berbagai informasi hoax tentunya sangat meresahkan orangtua. Tidak hanya itu, menjamurnya budaya game online yang berdampak pada perkembangan psikologi anak yang terhambat juga menjadi persoalan yang besar saat ini. Untuk itu, menjadi wajib bagi Ayah Bunda untuk melakukan pengawasan terhadap mereka seperti melakukan pengecekan handphone, sosial media, ataupun segala tontonan mereka.

Itulah beberapa tips untuk melakukan pola pengasuhan pada anak-anak remaja. Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat Ayah Bunda dan semoga anak-anak Ayah Bunda bisa tumbuh berkembang menjadi generasi terbaik Bangsa.